KURIKULUM 2013 SMK OTOMOTIF

BANNER KUR 2013

DASAR KOMPETENSI KEJURUAN

KOMPETENSI KEJURUAN TEKNIK KENDARAAN RINGAN

KOMPETENSI KEJURUAN TEKNIK SEPEDA MOTOR

  1. KI KD TSM Kelas XI
  2. KI KD TSM Kelas XI 1
  3. KI KD TSM Kelas XI 2
  4. KI KD TSM Kelas XII
  5. KI KD TSM Kelas XII 1
  6. KI KD TSM Kelas XII 2
  7. SILABUS (SASIS) SEPEDAMOTOR 2013 2
  8. SILABUS (SASIS) SEPEDAMOTOR 2013 1
  9. SILABUS (MESIN) SEPEDAMOTOR 2013 2
  10. SILABUS (MESIN) SEPEDAMOTOR 2013 1
  11. SILABUS (LISTRIK) SEPEDAMOTOR 2013 2
  12. SILABUS (LISTRIK) SEPEDAMOTOR 2013 1

BUKU PANDUAN DAN MODUL

  • Modul teknik dasar otomotif
  1. PRINSIP DASAR STATIKA
  2. BAB 2 MACAM – MACAM SAMBUNGAN
  3. BAB 3 MENGENAL KOMPONEN PENERUS DAYA
  4. MENGENAL PROSES PEMBENTUKAN LOGAM
  5. MENGENAL PROSES PERMESINAN
  6. menggunakan jacking,lifting dan blocking
  7. BAB 5 Menerapkan Dasar Hidrolik
  8. BAB 6 menggunakan bearing seal dan gasket
  9. menggunakan_service_literatur
  10. menggunakan treaded fastener dan adhesive
  • Modul pekerjaan dasar teknik otomotif
  • Modul teknik listrik dasar otomotif
  • Modul engine teknik kendaraan ringan
  • Modul sasis teknik kendaraan ringan
  • Modul listrik teknik kendaraan ringan
  • Modul engine teknik sepeda motor
  • Modul sasis teknik sepeda motor
  • Modul listrik teknik sepeda motor

PERANGKAT PEMBELAJARAN GURU

MENYAMBUT KURIKULUM 2013 DAN PERANGKAT PEMBELAJARANNYA

Kurikulum 2013

Kurikulum 2013 merupakan kurikulum pendidikan yang dicanangkan pemerintah sejak awal tahun ajaran 2013/2014 di beberapa sekolah yang telah memenuhi kriteria. Penerapan Kurikulum 2013 bertujuan meningkatkan mutu pendidikan Indonesia kearah lebih baik, namun bagaimana kesiapan Guru dan pemerintah…….?

gambar kur 2013 2Perubahan Kurikulum 2006 menjadi Kurikulum 2013 disikapi beragam oleh berbagai pihak. Sejauh mana kurikulum itu mendesak diterapkan di tengah problematika guru dan infrastruktur pendidikan? Pendidikan adalah harapan. Rencana penerapan Kurikulum 2013 mekar dengan harapan itu. Indonesia ditargetkan mampu menjawab tantangan masa depan peradaban yang berbasis pada ilmu pengetahuan dan teknologi.

Tujuan kurikulum 2013 adalah mencetak generasi 2045 yang berakhlak mulia, mandiri, demokratis, dan bertanggung jawab. Dengan pendekatan tematik integratif, kurikulum ini mengembangkan kompetensi inti sebagai integrator horizontal yang mengikat keseluruhan mata pelajaran dan jenjang pendidikan sebagai kesatuan. Sebagai strategi pendidikan, Kurikulum 2013 diposisikan sebagai simpul kritis dalam proses konsolidasi demokrasi. Dalam salah satu artikelnya, Wakil Presiden Boediono memaparkan bahwa pendidikan merupakan kunci pembangunan penentu kemajuan bangsa (Kompas, 27/8/2012). Secara substantif, gagasan ini menempatkan anak didik dalam dua sisi peran, yakni sebagai warga negara penopang sistem demokrasi sekaligus sumber daya manusia pemutar sistem ekonomi. Pendidikan umum membekali anak didik dengan sikap dan keterampilan dasar (soft skills) untuk berkarya menjadi warga negara negara yang baik. Sementara itu, pendidikan khusus memberikan kemampuan siap kerja (hard skills) di bidang-bidang tertentu.Berjarak dengan realitas Sejumlah kebijakan, seperti penyediaan sarana dan prasarana sekolah, perubahan kurikulum dari masa ke masa, sertifikasi guru, dan standardisasi ujian nasional, merupakan kebijakan makro yang manfaatnya berjarak dengan praktik pendidikan dalam keseharian guru dan murid. Sertifikasi guru, misalnya, tidak menyentuh langsung aspek kemampuan dan karakter individual guru. Sebagian besar guru dinilai masih bertipe mediocre yang cenderung memiliki keterbatasan dalam pengayaan materi dan metode pengajaran. Peran guru pun sebatas pelaksana kurikulum, bagian dari birokrasi pendidikan.

Kondisi ini menyebabkan Kurikulum 2013 menjadi problematik dalam pelaksanaannya mengingat kurikulum ini mensyaratkan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) yang memadai. Apalagi, guru memperlihatkan orientasi nilai yang kompleks, dengan kontinum pemahaman beragam, yakni konservatif dalam nilai keagamaan di satu sisi, namun liberal dalam pemahaman pendidikan. ( Sumber data: uripwordpress.com (Minggu,10Maret 2013))

 

Perbedaan Esensial KTSP dan Kurikulum 2013~
Perbedaan pokok antara KTSP atau kurikulum tingkat satuan pendidikan (Kurikulum 2006) yang selama ini diterapkan dengan Kurikulum 2013 yang akan dijalankan secara terbatas mulau Juli 2013 yaitu berkaitan dengan perencanaan pembelajaran. Dalam KTSP, kegiatan pengembangan silabus merupakan kewenangan satuan pendidikan, namun dalam Kurikulum 2013 kegiatan pengembangan silabus beralih menjadi kewenangan pemerintah, kecuali untuk mata pelajaran tertentu yang secara khusus dikembangkan di satuan pendidikan yang bersangkutan.

Meskipun silabus sudah di kembangkan oleh pemerintah pusat , namun  guru tetap dituntut untuk dapat memahami seluruh pesan dan makna yang terkandung dalam silabus, terutama untuk kepentingan operasionalisasi pembelajaran. O

leh karena itu, kajian silabus tampak menjadi penting, baik dilakukan secara mandiri maupun kelompok sehingga diharapkan para guru dapat memperoleh perspektif yang lebih tajam, utuh dan komprehensif dalam memahami  seluruh isi silabus yang telah disiapkan tersebut.

Adapun penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) masih merupakan kewenangan guru yang bersangkutan, yaitu dengan berusaha mengembangkan dari Buku Babon (termasuk silabus) yang telah disiapkan pemerintah.

Perbedaan esensial dari KTSP dan kurikulum 2013 itu sendiri adalah sebagai berikut :

No KTSP Kurikulum 2013
1 Mata pelajaran tertentu mendukung kompetensi tertentu Tiap mata pelajaran mendukung semua kompetensi (Sikap, Keteampilan, Pengetahuan)
2 Mata pelajaran dirancang berdiri sendiri dan memiliki kompetensi dasar sendiri Mata pelajaran dirancang terkait satu dengan yang lain dan memiliki kompete
nsi  dasar yang diikat oleh kompetensi inti tiap kelas
3 Bahasa Indonesia sejaja
r dengan mapel lain
Bahasa Indonesia sebagai penghela mapel lain (sikap dan keterampilan berbahasa)
4 Tiap mata pelajaran diajarkan dengan pendekatan berbeda Semua mata pelajaran diajarkan dengan pendekatan yang sama (saintifik) melalui mengamati, menanya, mencoba, menalar…
5 Tiap jenis konten pembelajaran diajarkan terpisah Bermacam jenis konten pembelajaran diajarkan terkait dan terpadu satu sama lainKonten ilmu pengetahuan diintegrasikan dan dijadikan penggerak konten pembelajaran lainnya
6

Tematik untuk kelas I-III (belum integratif)

Tematik integratif untuk kelas I-III

7

TIK mata pelajaran sendiri

TIK merupakan sarana pembelajaran, dipergunakan sebagai media pembelajaran mata pelajaran lain
8

Bahasa Indonesia sebagai pengetahuan

Bahasa Indonesia sebagai alat komunikasi dan carrier of knowledge
9

Untuk SMA ada penjurusan sejak kelas XI

Tidak ada penjurusan SMA. Ada mata pelajaran wajib, peminatan, antar minat, dan pendalaman minat
10

SMA dan SMK tanpa kesamaan kompetensi

SMA dan SMK memiliki mata pelajaran wajib yang sama terkait dasar-dasar pengetahuan, keterampilan dan sikap.
11

Penjurusan di SMK sangat detil

Penjurusan di SMK tidak terlalu detil sampai bidang studi, didalamnya terdapat pengelompokkan peminatan dan pendalaman

books01

Landasan Penerapan Kurikulum 2013

kurikulum 2013

Struktur Kurikulum 2013 SMK

letter-to-student-teacher

Perangkat Pendukung Pembelajaran Kurikulum 2013

Pemeriksaan dan Pembongkaran Sistem Kemudi

sistem kemudi

a.    Memeriksa Sistem Kemudi
Unit ini mengidentifikasikan kompetensi yang dibutuhkan untuk pemeriksaan dan pengujian dari komponen dan sistem kemudi dan menilai kondisi (termasuk sistem kemudi manual dan power steering). Pekerjaan ini biasanya dilaksanakan sebelum spooring.

MATERI UNIT KOMPETENSI
Fungsi sistem kemudi adalah untuk mengatur arah kendaraan dengan cara membelokkan roda depan. Bila roda kemudi diputar steering column akan meneruskan tenaga putarnya ke steering gear. Steering gear memperbesar tenaga putar ini sehingga dihasilkan momen yang lebih besar untuk menggerakkan roda depan melalui steering linkage.
Tipe sistem kemudi yang digunakan tergantung dari model mobil ( sistem pemindah daya dan suspensinya, apakah mobil penumpang, komersial dan seterusnya ). Tipe yang paling banyak digunakan sekarang adalah
1. Recirculating Ball.
2. Rack dan Pinion.

BAGIAN – BAGIAN UTAMA SISTEM KEMUDI
Pada umumnya sistem kemudi dibagi menjadi 3 bagian :
1. Steering Column
2. Steering Gear
3. Streering Linkage

1. STEERING COLUMN
1. STEERING COLUMN Steering column terdiri dari main shaft yang meneruskan putaran roda kemudi ke steering gear, da column tube yang mengikat main shaft ke bodi. Ujung atas dari main shaft dibuat meruncing dan bergerigi, dan roda kemudi dikaitkan ditempat tersebut dengan sebuah mur. Steering gear juga merupakan mekanisme penyerap energi yang menyerap gaya dorong dari pengemudi pada saat terjadinya tabrakan. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar dihalaman selanjutnya

Disamping mekanisme penyerap energi pada steering column kendaraan tertentu terdapat sistem control kemudi. Misalnya mekanisme steering lock untuk mengunci main shaft.

Kemudian terdapat juga mekanisme tilt steering untuk memungkinkan pengemudi menyetel posisi vertical roda kemudi.

2012-03-08_031156_steeringcollum_diagram steering column diagram

2. STEERING GEAR
Steering gear tidak saja berfungsi untuk mengarahkan roda depan tetapi dalam waktu yang bersamaan juga berfungsi sebagai gigi reduksi untuk meningkatkan momen agar kemudi menjadi ringan. Untuk itu diperlukan perbandingan reduksi yang disebut perbandingan steering gear. Biasanya perbandingan steering gear antara 20 :
Perbandingan yang semakin besar akan menyebabkan kemudi menjadi semakin ringan akan tetapi jumlah putarannya  akn bertambah banyak, untuk sudut belok yang sama. Tipe yang sering digunakan pada steering gear adalah tipe recirculating ball dan rack pinion.
Tipe recirculating ball digunakan pada  mobil penumpang ukuran sedang sampai besar dan mobil berjenis komersial.  Berikut ini adalah gambar tentang cara kerja dari kemudi  tipe recirculating ball dan pada halaman selanjutnya adalah komponen – komponen dari jenis kemudi ini.

steering_gear_non-power_early

3. STEERING LINKAGE
Steering linkage terdiri dari rod dan arm yang meneruskan tenaga gerak dari steering gear ke roda depan. Walaupun mobil bergerak naik turun gerakan roda kemudi harus diteruskan ke roda – roda depan dengan sangat tepat setiap saat. Ada beberapa tipe steering linkage dan konstrusi joint yang dirancang untuk tujuan tersebut.
Steering linkage untuk suspensi rigid.

Steering Linkage untuk suspensi independen, Pada jenis ini masih dibagi lagi menjadi 2 macam jenis yaitu :
1.  Steering Linkage untuk tipe recirculating ball.

2.  Steering Linkage untuk tipe rack & pinion.

Linkage P-S_BENDIX

POWER STEERING
Sistem power steering memiliki sebuah booster hidrolis dibagian tengah mekanisme kemudi agar kemudi menjadi lebih ringan. Dalam keadaan normal beratnya putaran roda kemudi dalah 2 – 4 kg. Sistem  power steering direncanakan untuk mengurangi usaha pengemudian bila kendaraan bergerak pada putaran rendah dan menyesuaikannya pada tingkat tertentu bila kendaraan bergerak mulai kecepatan medium sampai kecepatan tinggi. Berikut ini dalah beberapa tipe power steering.
a.  Tipe integral.
Sesuai dengan namanya kontrol valve power piston terletak didalam gear box sedangkan tipe gear yang dipakai ialah recirculating ball. Bagian yang utama terdiri dari tangki reservoir, vane pump yang membangkitkan tenaga hidrolis, gear box yang berisi  kontrol valve, power piston dan steering gear, pipa – pipa yang mengalirkan fluida dan selang – selang flexibel.

b.  Tipe rack & pinion
Power steering tipe ini kontrol valve-nya termasuk didalam gear housing dan power piston terpisah didalam power cylinder. Tipe rack & pinion hampir sama dengan mekanisme tipe integral.

power_steering

Lampiran :

Jobsheet sistem kemudi recirculating ball

Jobsheet Melakukan Pembongkaran, Perbaikan Dan Pemasangan Steering Linkage

jobsheet sistem kemudi manual rack and pinion

Modul Sistem kemudi

Servis Berkala pada Sepeda Motor Honda

servis berkalaService berkala sendiri artinya Service atau perawatan kendaraan bermotor yang dilakukan secara periodik/ berkala baik ada gejala abnormal maupun tanpa keluhan yang bertujuan untuk menjaga kondisi motor dalam kondisi prima dan layak jalan, memonitor dan segera mengembalikan setelan pada ukuran yang seharusnya jika diketahui ada penyimpangan. Service ini sangat direkomendasikan untuk dilakukan dibengkel resmi Honda (AHASS) yang telah didukung SDM yang handal, peralatan yang canggih dan memadai serta meiliki jaminan pekerjaan.

Manfaatnya:

  1. 1. Motor akan menjadi lebih aman dan nyaman karena seluruh sistem kendaraan diperiksa ulang sehingga pengendara bisa lebih percaya diri dalam berkendara.
  2. 2. Performa motor dipastikan akan meningkat. Seiring pemakaian maka akan ada tumpukan debu dan kotoran di filter udara, filter bensin, filter oli maupun karburator dan ruang bakar. Dengan pembersihan dan penyetelan ulang maka kinerja akan kembali prima.
  3. 3. Performa yang prima akan membuat pemakaian bahan bakar semakin irit karena tidak banyak putaran gas yang diperlukan untuk mendapatkan performa yang diinginkan.
  4. 4. Motor yang dirawat secara berkala memiliki reaksi pembakaran yang lebih baik sehingga dapat mengurangi emisi gas buang yang berbahaya.
  5. 5. Gejala awal kerusakan karena pemakaian ekstrim akan lebih dini tertangani.

Untuk lebih memudahkan penjelasannya nha akan memberikan contoh langkah-langkah motor yang akan di servicenya yaitu untuk type Mega Pro..

Langkah-langkahnya :

1. Buka cover sebelah kiri (cover L side).

2. Buka mur karburator sebelah kiri dan lepaskan selang bensin.

3. Buka baut pembuangan oli.

4. Setel rante roda.

5. Buka cover sebelah kanan ( cover R side)

6. Buka saringan udara/filter udara lalu bersihkan.

7. Buka mur karburator sebelah kanan, dan buka karburator dari dudukannya.

8. Buka busi, bersihkan, periksa kalo sudah tidak layak pakai diganti.

9. Buka baut tutup klep bagian in ex.

10. Besihkan carburator, setel karburator.

11. Buka tutup timing yang ada dibagian blok magnet.

12. Cari top untuk penyetelan klep.

13. Setel klep dengan ukuran 0,10mm.

14. Pasang tutup timing sama tutup klep.

15. Pasang karburator, jangan lupa setelan udaranya disetel standar.

16. Pasang kembali saringan udara/ filter udara.

17. Pasang cover sebelah kanan (cover R side).

18. Pasang selang bensin.

19. Tutup kembali baut pembuangan oli.

20. Masukan oli mesin.

21. Pasang cover sebelah kiri (cover L side) jangan lupa periksa kembali kekencangan mur dan baut yang sudah dibuka tadi.

22. Hidupkan motor.

23. Periksa setelan rem depan belakang.

24. Periksa jarak main bebas handle kopling.

25. Periksa semua lampu-lampu,

26. Periksa kekencangan ban, depan 29psi belakang 33psi.

Dari langkah-langkah diatas bisa saja bertambah apabila motor ada keluhan atau gejala abnormal.
Nha share juga pemeriksaan parts dan jadwal penggantian parts.

1. Minyak pelumas mesin diganti setiap 2.000km.

2. Busi diganti setiap 8.000km.

3. Rantai, gear depan dan belakang diperiksa/diganti setiap 10.000km (biasanya tergantung pemakain).

4. Saringan udara/filter udara diganti setiap 16.000km.

5. Ban luar diganti sesuai indikator ban.

6. Keausan kanvas rem sesuai dengan indikator rem.

7. Minyak rem Caliper diperiksa setiap penggantian kanvas rem kalo sudah perlu diganti, diganti.

Itulah yang bisa nha share malam ini, apabila ada kekurangan nha minta maaf.. seandainya yang request artikel ini tidak merasa puas karena banyak kekuranngannya, bisa diungkapkan dicomment nanti. Insya alloh nha akan menambahkan atau menjelaskan lebih detail lagi.

berikut ini presentasinya :

PRESENTASE SERVICE BERKALA

Keunggulan Teknologi Injeksi Honda PGM-FI

Keunggulan Teknologi Injeksi Honda PGM-FI

Banyak orang yang menduga, bahwa menggunakan sepeda motor dengan sistem injeksi sangat sulit untuk melakukan perawatan. Namun tidak dengan Sepeda Motor Injeksi Honda PGM-FI, Sistem kendali elektronik dalam Honda PGM-FI telah didukung oleh MIL (Malfuction Indicator Lamp) untuk mengidentifikasi setiap gangguan mesin melalui jumlah kedipan lampu sehingga membantu perawatan sepeda motor anda menjadi lebih mudah. Selain itu Teknologi Injeksi Honda PGM-FI lebih ramah lingkungan, perpaduan yang telah di kembangkan antara kecerdasan sensor O2 dan catalytic converter dalam teknologi PGM-FI untuk mengendalikan kadar gas buang yang mampu menekan emisi hingga 90%, sesuai dengan standar regulasi EURO 3 sehingga menjaga udara tetap bersih.
Keunggulan Teknologi Injeksi Honda PGM-FI
Didalam Teknologi Honda PGM-FI terdapat sistem injeksi yang berperan berbagai komponen sensor yang mengirimkan sinyal informasi ke pusat kontrol mesin ECM (Engine Control Module), kemudian memberikan sinyal perintah ke komponen keluaran didalam mesin untuk menghasilkan tenaga optimal secara efisien dengan emisi yang ramah lingkungan. Pengendalian komposisi optimal antara pasokan bahan bakar dan oksigen untuk menghasilkan pembakaran yang lebih efisien hingga 17% sehingga lebih irit bahan bakar. Honda Supra X 125 Helm IN PGM-FI adalah salah satu Sepeda Motor Honda yang pertama kali mengaplikasikan Keunggulan Teknologi Injeksi Honda PGM-FI.

honda pgm-fi

Keunggulan lain dari Teknologi Injeksi Honda PGM-FI mampu membuat mesin lebih mudah dihidupkan dalam segala jenis kondisi suhu udara, ketinggian dari permukaan laut dan bahkan setelah lama tidak dihidupkan sekalipun. Pengaturan kinerja mesin yang telah terprogram pada setiap putaran mesin akan memberikan akselerasi yang lebih responsif. Teknologi serupa yang juga diaplikasikan pada motor juara MotoGP, dan kini teknologi tersebut telah di terapkan kedalam sepeda motor honda diantaranya; Supra X 125, Vario Techno 125, Honda CBR 150R, CBR 250, Spacy,dan PCX.

honda_mekanisme

Dan untuk informasi lebih detail mengenai Keunggulan Teknologi Injeksi Honda PGM-FI, anda dapat mengunjungi website resmi honda. Semoga Informasi ini dapat bermanfaat untuk anda.
Berikut ini Presentasinya :

SISTEM BAHAN BAKAR

A. FUNGSI SISTEM BAHAN BAKAR

sistem-bbm
Pada sebuah sepeda motor system bahan baker mutlak diperlukan,karena system bahan bakar memiliki beberapa fungsi diantaranya :
1. Sebagai penyuplai bahan bakar
2. Membersihkan bahan bakar dari kotoran
3. Mengubah bahan bakar dari cair menjadi gas
4. Mengatur suplai bahan bakar sesuai kebutuhan mesin
B. KOMPONEN SISTEM BAHAN BAKAR
1.Tangki Bahan Bakar

Tangki bahan bakar berfungsi untuk menampung bahan bakar sebelum disalurkan ke dalam sitem bahan bakar.
Di dalam tangki bahan bakar terdapat :
1.Selang Bahan Bakar yang berfungsi untuk pengatur aliran bahan bakar.
2.Saringan Bahan Bakar berfungsi untuk menyaring bahan bakar sebelum diisap oleh pompa dan disalurkan ke karburator.
3.Tutup tangki berfungsi untuk mencegah agar debu dan kotoran tidak masuk kedalam tangki dan mencegah bahan bakar agar tidak tumpah.
2. Saringan Udara
Saringan udara berfungsi untuk memisahkan kotoran sehingga udara yang masuk karburator dan ruang bakar benar benar bersih. Jenis saringan ada 2 yaitu:
1.Jenis Kertas
Cara membersihkannya adalah dengan udara bertekanan dari arah dalam saringan keluar.
2.Jenis Busa
Cara membersihkannya adalah :
a. Celupkan kedalam cairan pembersih.
b. Kemudian busa diperas sampai cairan pembersih kering.
c. Basahi busa dengan oli, kemudian diperas lagi.
d. Sampai siap dipasang lagi.
3.Pompa Bensin
Berfungsi untuk mengisap dan menekan bensin.

4.Karburator
Karburator berfungsi untuk merubah bahan bakar cair menjadi gas, karburator juga harus dapat menyiapkan campuran udara dan bahan bakar yang tepat pada segala kondisi kerja mesin. Dalam karburator udara dan bensin dicampur, sehingga menghasilkan campuran yang sesuai dengan kondisi kerja mesin. konstruksi dasar sebuah karburator model arus turun. Karburator model arus turun ini paling banyak dipakai pada kendaraan mobil.
Bentuk dasar karburator terdiri atas ruang pencampur dan ruang pelampung. Pada ruang pencampur terdapat venturi, nosel, dan katup, sedangkan pada ruang pelampung terdapat katup, jarum dan pelampung.
Untuk dapat memahami prinsip kerja karburator yang harus dipahami terlebih dahulu adalah :
1.Tekanan atmosfir yaitu tekanan udara yang berada disekitar kita .
2. Kevakuman yaitu keadaan dimana tidak ada udara sama sekali .
3.Venturi yaitu Penyempitan suatu ruang sehingga tekanan udara nenurun,sebaliknya kecepatan naik.
Prinsip kerja dari karburator ini adalah sebagai berikut :
Ketika piston sedang langkah isap dan katup gas dibuka, udara masuk dari saluran atas ke dalam silinder melalui venturi. Di daerah venturi, udara rnenjadi bertekanan Iebih rendah dibanding di ruang pelampung akibat perbedaan tekanan ini maka bensin dari ruang
pelampung akan mangalir ke venturi melalui nosel kemudian bensin dan udara bercampur hingga berbentuk kabut. Di dalam karburator, terdapat beberapa sistem, yaitu sistem
pelampung sislem stasioner dan kecepahm rendah, sistem kecepatan tinggi primer; sistem kecepatan tinggi sekunder; sistem daya besar, sistem percepatan, sistem cuk, katup termostat, dan katup solenoid
Komponen karburator
1.Ruang bakar : ruangan untuk menampung bahan bakar .
-Volume bahan baker didalam ruang bahan bakar dikendalikan oleh pelampung dan jarum pelampung.
.pelampung berfungsi menampung bensin yang akan disalurkan ke sistem pengisian bahan bakar.
a) Saringan,berfungsi untuk menyaring bensin yang akan ke ruang pelampung.
b) Katup jarum dan pelampung berfungsi untuk mengatur tinggi rendahnya bensin di ruang pelampung.
c) Pipa ventilasi,berfungsi untuk menghubungkan ruang pelampung dengan
saluran atas (udara luar) agar tekanannya sama,
2.Choke valve berfungsi untuk memperkaya campuran udara dan bahan bakar pada saat motor start dingin.
3.Piston valve berfungsi
a.untuk mengatur besarnya venture dalam karburator.
b.Merubah putaran mesin
c.Mempertahankan kecepatan mesin (kendaraan)pada beban yang berbeda.
d. skep/jet needle untuk mengatur bahan bakar yang keluar dari saluran utama.
4.Main jet ,Untuk menyuplai bahan bakar yang sesuai pada semua tingkat kecepatan.
5.Slow jet, untuk menyuplai bahan bakar pada saat putaran langsam.
6.Piston valve screw, mengatur tinggi pembukaan piston valve pada saat putaran langsam.
7. Skrup penyetel udara, untuk mengatur jumlah campuran udara dan bahan bakar yang tepat saat putaran langsam.
8.Pompa akselerasi .

Sistem Bahan Bakar dalam Presntasi :

Dasar-2 Mesin dan SBB Gnd.

Continously Variable Transmission (CVT)

CVT(Continuously Varible Transmission) pada sepeda motor. Ternyata lebih sederhana dari mesin konvensional atau mesin bertransmisi.

 nouvo_CU1-b
Semua komponen CVT terdapat pada boks CVT atau secara kasat mata bentuknya adalah lengan ayun sebelah kiri motor matik kita, yang terlihat begitu besar dan berat. Disitu terdapat tiga komponen utama yaitu puly depan(Drive Pulley), puly belakang(Driven Pulley) dan v-belt. Puly depan dihubungkan ke crankshaft engine(kruk-as), sedangkan puly belakang dihubungkan ke as-roda. Yang menghubungkan puly depan dan puly belakang adalah v-belt.
Pada saat stationer atau putaran rendah, puly depan memiliki radius yang kecil dibandingkan dengan puly belakang atau rasio gigi ringan. Seiring dengan bertambahnya putaran mesin (rpm), maka puly depan radiusnya juga ikut membesar sedangkan puly belakang justru mengecil atau sama dengan rasio gigi berat. Untuk kerja v-belt hanya menghubungkan kedua puly tersebut agar dapat berjalan secara bergantian. Jadi saat puly depan membesar maka yang menyebabkan puly belakang mengecil adalah karena desakan dari v-belt, karena panjang v-belt selalu sama pada proses ini.
pully
Karena kerja CVT yang linear, maka mesin matik dapat menghasilkan akselerasi yang halus tanpa adanya kehilangan tenaga.
cvt mio cvt diagram
Berikut ini beberapa artikel tentang CVT
Video CVT

PENULISAN DAN PENGGUNAAN GELAR PERGURUAN TINGGI

PENULISAN DAN PENGGUNAAN GELAR PERGURUAN TINGGI

college-graduate-4f5714f852254

Tidak dipungkiri kita sering dibingungkan dengan penulisan gelar seseorang terlebih kini sudah banyak gelar yang bisa digunakan dan tentunya ditempel di nama kita.

Mencoba telusuri dari google, saya menemukan beberapa referensi diantaranya dari kopertis dan anneahira.com

Saya copas saja sekalian untuk arsip juga :)

Dahulu gelar akademik hasil lulusan perguruan tinggi dalam negeri umumnya hanya dua macam, yakni Drs. (doktorandus) dan Dra. (doktoranda). Doktorandus untuk laki-laki, sedangkan doktoranda untuk perempuan. Kedua gelar yang berasal dari bahasa Belanda ini diberikan tanpa memandang disiplin keilmuan yang pernah diikuti.

Namun, sejak keluarnya Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 036/U/1993 tentang Gelar dan Sebutan Lulusan Perguruan Tinggi, pemberian dan cara penulisan gelar seperti di atas tidak berlaku lagi.

Pemberian dan cara penulisan gelar kini mengikuti keputusan tersebut dan penulisannya mengikuti ketentuan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan (EYD).

Berbagai Cara Penulisan Gelar yang Benar

Simak cara penulisan gelar di bawah ini sebelum memasuki pembahasan lebih lanjut:

1. Cara Penulisan Gelar Sarjana (S1)

  • S.P. (sarjana pertanian)
  • S.Pd. (sarjana pendidikan)
  • S.Pd.I. (sarjana pendidikan Islam)
  • S.Psi. (sarjana psikologi)
  • S.Pt. (sarjana peternakan)
  • S.E. (sarjana ekonomi)
  • S.Ag. (sarjana agama)
  • S.Fil. (sarjana filsafat)
  • S.Fil.I. (sarjana filsafat Islam)
  • S.H. (sarjana hukum)
  • S.H.I. (sarjana hukum Islam)
  • S.Hum. (sarjana humaniora)
  • S.I.P. (sarjana ilmu politik)
  • S.Kar. (sarjana karawitan)
  • S.Ked. (sarjana kedokteran
  • S.Kes. (sarjana kesehatan)
  • S.Kom. (sarjana komputer)
  • S.K.M. (sarjana kesehatan masyarakat)
  • S.S. (sarjana sastra)
  • S.Si. (sarjana sains)
  • S.Sn. (sarjana seni)
  • S.Sos. (sarjana sosial)
  • S.Sos.I. (Sarjana Sosial Islam)
  • S.T. (sarjana teknik)
  • S.Th. (sarjana theologi)
  • S.Th.I. (sarjana theologi Islam)

2. Cara Penulisan Gelar Magister (S2)

  • M.Ag. (magister agama)
  • M.E. (magister ekonomi)
  • M.E.I. (magister ekonomi Islam)
  • M.Fil. (magister filsafat)
  • M.Fil.I. (magister filsafat Islam)
  • M.H. (magister hukum)
  • M.Hum. (magister humaniora)
  • M.H.I. (magister hukum Islam)
  • M.Kes. (magister kesehatan)
  • M.Kom. (magister komputer)
  • M.M. (magister manajemen)
  • M.P. (magister pertanian)
  • M.Pd. (magister pendidikan)
  • M.Pd.I. (magister pendidikan Islam)
  • M.Psi. (magister psikologi)
  • M.Si. (magister sains)
  • M.Sn. (magister seni)
  • M.T. (magister teknik)

3. Cara Penulisan Gelar Doktor (S3)

  • Dr (doktor)

4. Cara Penulisan Gelar Diploma

  • Diploma satu (D1), sebutan profesional ahli pratama, disingkat A.P.
  • Diploma dua (D2), sebutan profesional ahli muda, disingkat A.Ma.
  • Diploma tiga (D3), sebutan profesional ahli madya, disingkat A.Md.
  • Diploma empat (D4), sebutan profesional ahli, disingkat S.ST

Cara Penulisan Gelar Menurut EYD

Cara penulisan gelar akademik mengikuti aturan yang berlaku dalam EYD, yaitu pada aturan tentang penulisan singkatan, pemakaian tanda titik (.), dan pemakaian tanda koma (,). Ketentuan lengkapnya sebagai berikut:

  1. Setiap gelar ditulis dengan tanda titik sebagai antara antarhuruf pada singkatan gelar yang dimaksud.
  2. Gelar ditulis di belakang nama orang.
  3. Antara nama orang dan gelar yang disandangnya, dibubuhi tanda koma.
  4. Jika di belakang nama orang terdapat lebih dari satu gelar, maka di antara gelar-gelar tersebut disisipi tanda koma.

Contoh: Muhamad Ilyasa, S.H., S.E., M.M. Di antara nama dan gelar, terdapat tanda koma. Di antara ketiga gelar, juga terdapat tanda koma. Di antara huruf-huruf singkatan gelar, diberi tanda titik.

Jika di antara nama dan gelar tidak dibubuhi tanda koma, maka penulisan gelar tersebut salah dan singkatan tersebut tidak bermakna gelar, melainkan bisa bermakna nama keluarga, marga, dan sebagainya. Jadi, Muhamad Ilyasa SH (tanpa koma di antara nama dan SH) bisa berarti Muhamad Ilyasa Sutan Harun atau Muhamad Ilyasa Saleh Hamid, dan sebagainya.

Penulisan gelar harus di belakang nama orang, cara penulisan gelar di depan nama orang adalah salah.

dari sumber lain kopertis12.or.id:

JENIS GELAR AKADEMIK

Pasal 6
Gelar akademik terdiri atas Sarjana, Magister dan Doktor.

Pasal 7
Penggunaan gelar akademik Sarjana dan Magister ditempatkan di belakang nama yang berhak atas gelar yang bersangkutan dengan mencantumkan huruf S., untuk Sarjana dan huruf M. untuk Magister disertai singkatan nama kelompok bidang keahlian.

Pasal 8
Penetapan jenis gelar dan sebutan serta singkatannya sesuai dengan kelompok bidang ilmu dilakukan oleh Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi bersamaan dengan pemberian ijin pembukaan program studi berdasarkan usul dari perguruan tinggi yang bersangkutan sesuai dengna norma dan kepatutan akademik.

Pasal 9
Gelar akademik Doktor disingkat Dr. ditempatkan di depan nama yang berhak atas gelar yang bersangkutan.

JENIS SEBUTAN PROFESIONAL

Pasal 10
Penggunaan sebutan profesional dalam bentuk singkatan ditempatkan di belakang nama yang berhak atas sebutan profesional yang bersangkutan.

Pasal 11
(1) Sebutan profesional lulusan Program Diploma terdiri atas :

  • a. Ahli Pratama untuk Program Diploma I disingkat A.P.
  • b. Ahli Muda untuk Program Diploma II disingkat A.Ma.
  • c. Ahli Madya untuk Program Diploma III disingkat A.Md.
  • d. Sarjana Sains Terapan untuk Program Diploma IV disingkat SST

(2) Singkatan sebutan profesional sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) ditempatkan di belakang nama yang berhak atas sebutan tersebut.

referensi:

sumber:

Modul Praktek Teknik Kendaraan Ringan

books3

berikut dibawah ini merupakan modul/ jobsheet untuk pembelajaran praktek bagi bapak/ibu guru yang memerlukannya diambil dari beberapa sumber dan di sharing kepada bapak ibu guru terhormat untuk meningkatkan profesional mengajar.

thanks……..! selamat menggunakan semoga bermanfaat.

Modul Pembelajaran Otomotif

modul berikut ini diharapkan bisa membantu bapak/ibu guru didalam melaksnakan tugasnya sebagai pendidik. modul yang tersedia adalah sebagai berikut :